Aku, Mbak Linda Dan Suaminya – 2
Aku, Mbak Linda Dan Suaminya – 2
Dari bagian 1 Keesokan harinya aku pulang ke rumah. Sesampainya aku dirumah aku melanjutkan tidurku sampai siang hari. Setelah bangun tidur aku langsung makan siang dan membersihkan rumahku. Tak lama aku mendapat telepon lagi. Rupanya Mbak Linda lagi yang meneleponku.“Hai Andrie.. Gimana kemarin rame nggak dirumah Yuni?” kata Mbak Linda memulai pembicaraan.“Iya.. Mbak aku capek
Complete Reading
Cihuuyyy! Aku mau pulang ke Indonesia! Kangennya aku sama kota Kembang tempat kelahiranku, teriakan kernet angkot “Dago! Dago! Dago, Neng?” Kangen sama cowok-cowok Indonesia yang keren. Kangen sama makanan Indonesia yang khas. Yep! It’s time for serious ngeceng dan makan sebanyak-banyaknya. Bukannya aku jarang pulang, walaupun tidak rutin, aku sering pulang di saat liburan sekolah,
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Nah, sekarang semua cowok yang ada lima orang mengalihkan perhatiannya padaku. “Kartu baru, aku masuk!” Aku tahu mata mereka sempat menangkap dua tonjolan di dadaku yang mengacung di balik kaosku. Ukurannya tidak besar memang, tapi cukup menggiurkan, who says they have to be big to be beautiful? Kaos putih polos yang
Complete Reading
Kejadiannya dimulai 4 atau 5 tahun yang lalu. Waktu itu produksi di perusahaanku sedang booming sehingga diadakan penerimaan karyawati baru. Diantara sekian banyak pelamar ada satu yang jelas kulihat sangat berbeda. Kulitnya putih bersih, raut wajahnya cantik, dan bulu-bulu halus tampak jelas hitam kontras dengan warna kulitnya. Aku segera ke bagian personalia meminta data-datanya, setelah
Complete Reading
Hai, saya ingin menceritakan pengalaman hebat saya di Singapore dan saya mohon agar alamat E-mail saya dirahasiakan mengingat cerita ini benar-benar terjadi dan orang yang berhubungan dengan saya di dalam cerita ini sering sekali membaca situs ini sehingga jika tidak dirahasiakan, akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mengenai nama dan lokasi peristiwa sudah saya samarkan,
Complete Reading
Sepulang sekolah kurasakan suasana yang sepi di rumahku. Satu persatu nomor telepon teman kusambung dan tiada yang ada di rumah. Sesaat kucoba telepon mantan pacarku, ternyata ada, dan kucoba satunya lagi dan ternyata juga ada. Kuajak mereka janjian ke rumahku. Sejam telah berlalu. Mereka berdua akhirnya datang. Suasana sepi rumah hilang. Akhirnya kami saling bercanda.
Complete Reading
Aku dan istriku, Risnawati yang biasa kupanggil dengan Ris, sudah menikah kira-kira 4 tahun. Istriku saat ini berprofesi sebagai ibu rumah tangga, meskipun sempat kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri. Sedikit gambaran fisik tentang istriku, Ris pada saat ini berumur 29 tahun, berkulit putih, berambut ikal sepunggung, dengan payudara yang cukup besar (34B) berbentuk bagus
Complete Reading
Indahnya Belajar di Luar Negeri
Saat ini, umurku 21 tahun dan aku kuliah di luar negeri, tepatnya di Sydney, aku ambil gelar sarjana di sana. Aku sudah lebih dari 5 tahun di sana sampai saatnya terjadinya cerita ini. Namaku Thomas (nama samaran) dan aku punya teman perempuan yang namanya Rachel (bukan nama asli), dia adalah perempuan yang sering belajar bersama-sama
Complete Reading
“Cinta tidak harus memiliki…” kata-kata klise yang selalu menjadi alasan pembenaran sikapmu. Semudah kau datang semudah itu kau pergi dan persetan dengan semua kenangan, persetan dengan segala apa yang pernah terjadi dan kita rajut berdua. Akh Rani, andai kau mau mengerti atau apa aku yang tak bisa mengerti? “Val… jangan terlampau mendramatisir suasana, jangan siksa
Complete Reading
Once Upon A Winter in Beijing 02
Sambungan dari bagian 01 Kemudian aku berbaring dan memeluk Sharlen sambil melumat bibirnya. Tanpa melepas ciuman tangannya, diam-diam dia meraih batangku dan diarahkan ke vaginanya. Sharlen melepas ciumannya lalu berjongkok di atas batangku. Tangannya membimbing batangku memasuki liang vaginanya, kunikmati setiap inci batangku memasuki vaginanya dengan meremas payudaranya sampai tertancap seluruhnya. Sebelum memulai dia tersenyum
Complete Reading
Once Upon A Winter in Beijing 01
Saat itu, bulan Januari 2000 di Beijing, suasana tahun baru masih terlihat mewarnai kota berpenduduk 12 juta orang itu. Selama liburan musim dingin itu banyak teman-teman dekatku termasuk roomate-ku yang pulang. Aku tidak pulang karena waktu libur musim panas 6 bulan sebelumnya aku baru pulang, sekalian menghemat biaya, apalagi saat itu rupiah sedang terpuruk. Aku
Complete Reading
Namaku Aldino, warga keturunan WNI Cina, aku mempunyai orang tua yang kaya raya, sehingga selepas kuliah aku langsung mendapat warisan salah satu perusahaan ayahku, apalagi aku anak tunggal. Pada umur 25 tahun, aku menikah dengan Nunik, adik kelasku di SMA yang sangat cantik. Waktu itu umur Nunik baru 22 tahun. Sebenarnya orang tuaku menentang pernikahan
Complete Reading
Kejadian ini sudah lama sekali, tapi kadang aku juga sempet terbayang lagi pada saat aku bercinta dengan cewek lesbi, sebelum terjadinya peristiwa, coba baca “Tahun Baru yang Indah dan Keluarga yang Kesepian”. ***** Kejadian ini berawal dari diperkenalkan oleh saudaraku kepada seorang cewek cantik, manis dan sexy lagi, yang pasti setiap cowok yang lihat
Complete Reading
Aku bekerja di sebuah perusahaan Event Orgenizer yang cukup terkenal di Jakarta. Disana aku bekerja sebagai Senior Account Executive. Klien terbesarku adalah U*******r. Aku telah banyak menggoalkan proposal event yang kukerjakan bersama teamku, namun pada saat presentasi biasanya aku sendirian atau berdua dengan staffku seorang junior account executive atau salah seorang dari team kreatif.
Complete Reading
Ami dalam keadaan terjepit. Dia bekerja sebagai…, well Donna sendiri bingung menyebutnya, dia berkerja sebagai stripper untuk pesta-pesta pribadi orang-orang khusus. Dia bukan seorang pelacur, ia tidak pernah mau ditiduri lalu dibayar oleh orang-orang itu, ia hanya menari telajang di hadapan orang-orang yang menyewanya. Donna sendiri baru mengetahui ini beberapa bulan yang lalu, dan Donna
Complete Reading
Edan! Teriakku seketika. Julia, pacarku minta three-some.“Tenang, kamu kenal juga kok cewek ini.” Lenny menenangkanku.“Gila kamu! kamu panas atau apa?”“Mas Ronnie, ayo donk. aku janji kalau kamu ngeliat dia bakal tegang deh! kalau nggak, aku turutin apa saja kamu mao deh.”“Emangnya sapa cewek itu? Kapan maunya?” Tanyaku mulai antusias. Aku harap cewek itu si Amy,
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 “Kamu orang jahat yah nggak bagi-bagi breakfast.” Aku cuman ketawa kecil. Puting mereka mengeras dan aku rasa mereka mulai horny. Gerakan mulut Julia mulai lebih cepat. Dari sudut mataku, aku melihat Amy dan Monica sedang French Kissing dan Finger Fucking each other. Gila benar cewek-cewek ini. Pagi-pagi sudah aktif banget. Mulut
Complete Reading
Nikmatnya Isteri Orang Rakan Chatting
Birokrasi pejabat kerajaan selalunya melelahkan namun dalam kelelahan dan sakit hati itu, ada juga peluang yang menarik.. Peluang yang sukar dilepaskan atau peluang meminta favour dan dibalas dengan favour. Satu petang Jumaat di Kem. Kesihatan Malaysia, Jalan Cenderasari, KL. Aku, “(Setelah tulis nama di buku pelawat). Boleh saya jumpa dengan Pn. Zaiton?”Kerani, “Untuk urusan apa
Complete Reading
Terimalah sebuah cerita yang tak seberapa ini. Johar sudah dua hari berangkat ke luar negeri untuk suatu urusan tugas dengan majikannya. Tinggallah isterinya Milah dengan bapa mertuanya, Pak Mat. Sebelum pergi, sehari sebelumnya Johar bercuti sehari untuk memenuhi keperluan kejantanannya dan permintaan kebetinaan isterinya Milah. Sehari, dari siang bawa ke malam, hampir sepuluh round Johar
Complete Reading
Dari bagian 1 “Itu lain pak… Itu Milah tak dapat mengawal diri… Siapa sahaja akan berkata yang bukan-bukan dalam keadaan itu, Pak… ” Milah mengingat semula kata-kata berahi lucah yang pernah diperkatakannya dahulu sewaktu keterlanjuran yang kedua bersama bapak mertuanya, yang terjadi ketika dia sedang menikmati unjuran keluar masuk yang padat dan ketat dari batang
Complete Reading
